halo guys,
euh..aku dapet tugas nih dari guru komputer untuk, ngepostin tentang suatu pengalaman yang ga dapet dilupain :*
waktu itu aku kelas 8,
kelas 8 menurutku adalah masa masa yang keonaran lebih banyak dari pada kepatuhan.
salah satu contoh pengalaman yang gak bisa dilupakan ketika "kami para kelompok yang bisanya sering di panggil guru BP" mendapat suatu masalah dengan SMP lain.
Pagi hari,
seperti biasanya aku berangkat ke sekolah ditemani kendaraan setiaku yaitu sepeda.Sesampainya di sekolah seperti biasa banyak anak2 yang lagi ngrumpi ngrumpi tentang berbagai hal. Salah seorang anak yang sering di panggil "kucing" memberitahu teman2 bahwa nanti siang akan terjadi tawuran, dan akupun hanya mendengarkan saja pembicaraan itu.
Pulang sekolah,
entah apa yang kupikirkan waktu itu, aku mau mengikuti acara tawuran itu. Sudah banyak anak dari kelas lain yang sudah berkumpul di "Angkringan" depan sekolah, aku pun datang bersama teman2ku .Akupun bersiap-siap,waktu itu aku gak bawa senjata apapun kecuali masker yang aku kantongin dan segelintir kenekatan yang ada di dalam hati. Karena tempat acara tawuran itu berdekatan dengan sekolah, maka "kami" memutuskan untuk berjalan kaki ke tempat tujuan.Ketika itu ada anak yang baru pertama kali ikut acara seperti itu, aku gak tau apa dia takut atau apalah.... pokoknya dia selalu mencari alasan untuk segera pulang.
Singkat cerita "kami" telah mencapai tempat tujuan lebih dulu dari pada lawan kami. Ketika itu banyak yang tidak yakin akan tawuran ini karena lawan yang akan kami hadapi tersohor akan ke ngeriannya,
Kami pun menunggu dan terus menunggu kedatangan lawan kami... tapi apa, lawan kami tak menunjukan batang hidungnya sama sekali..
Kami terus mencoba untuk terus menghubungi lawan tawur. Kami yang menunggu, sudah kelelahan dan kepanasan maka kami pun terpecah untuk memenuhi kebutuhan masing masing. Ketika kami terpecah belah ada anak yang melihat SMP lain datang.... akupun dan teman2 yang lain lari untuk bersatu bersatu kembali, tapi lawan malah pergi dan hanya lewat saja... aku dan teman2 yang lain kecewa karena tidak jadi tawuran.
tapi kami malah mendapatkan musuh baru yang tidak sengaja,
waktu itu kami memutuskan untuk kembali ke sekolah di perjalanan kami seperti disorakin oleh SMP lain yang kebetulan ada di deket tempat acara tawuran itu. *percakapan singkat
Anak SMP lain :"Woy!"
(kami yang waktu itu sudah kesal langsung mendatangi anak yang menggil itu.)
Ulin :"kowe ngopo ngundang aa...?mecicil o we.........dst.....(sambil kepalanya ke kepala anak itu)
Badek :"ho o ngopo we,,**u....(menambah penderitaan anak itu)
(ketika kami sedang asik2nya me-bully, datanglah seorang pria berbadan besar yang tiba2 membentak-bentak kami)
Pria besar :"iki ono opo rame rame Bubar bubar... kowe ngapake de'e?(berbiara dengan Ulin)
Ulin :"ora pak...ora tak apa apake!
kami semua pun kabur sambil berlari sekencang kencangnya menuju sekolah.
*for everyone DON'T TRY THIS in everywhere!!! Oke :D
itu salah satu pengalaman yang gak bisa aku lupain hehe....
Arya
kelas 8 menurutku adalah masa masa yang keonaran lebih banyak dari pada kepatuhan.
salah satu contoh pengalaman yang gak bisa dilupakan ketika "kami para kelompok yang bisanya sering di panggil guru BP" mendapat suatu masalah dengan SMP lain.
Pagi hari,
seperti biasanya aku berangkat ke sekolah ditemani kendaraan setiaku yaitu sepeda.Sesampainya di sekolah seperti biasa banyak anak2 yang lagi ngrumpi ngrumpi tentang berbagai hal. Salah seorang anak yang sering di panggil "kucing" memberitahu teman2 bahwa nanti siang akan terjadi tawuran, dan akupun hanya mendengarkan saja pembicaraan itu.
Pulang sekolah,
entah apa yang kupikirkan waktu itu, aku mau mengikuti acara tawuran itu. Sudah banyak anak dari kelas lain yang sudah berkumpul di "Angkringan" depan sekolah, aku pun datang bersama teman2ku .Akupun bersiap-siap,waktu itu aku gak bawa senjata apapun kecuali masker yang aku kantongin dan segelintir kenekatan yang ada di dalam hati. Karena tempat acara tawuran itu berdekatan dengan sekolah, maka "kami" memutuskan untuk berjalan kaki ke tempat tujuan.Ketika itu ada anak yang baru pertama kali ikut acara seperti itu, aku gak tau apa dia takut atau apalah.... pokoknya dia selalu mencari alasan untuk segera pulang.
Singkat cerita "kami" telah mencapai tempat tujuan lebih dulu dari pada lawan kami. Ketika itu banyak yang tidak yakin akan tawuran ini karena lawan yang akan kami hadapi tersohor akan ke ngeriannya,
Kami pun menunggu dan terus menunggu kedatangan lawan kami... tapi apa, lawan kami tak menunjukan batang hidungnya sama sekali..
Kami terus mencoba untuk terus menghubungi lawan tawur. Kami yang menunggu, sudah kelelahan dan kepanasan maka kami pun terpecah untuk memenuhi kebutuhan masing masing. Ketika kami terpecah belah ada anak yang melihat SMP lain datang.... akupun dan teman2 yang lain lari untuk bersatu bersatu kembali, tapi lawan malah pergi dan hanya lewat saja... aku dan teman2 yang lain kecewa karena tidak jadi tawuran.
tapi kami malah mendapatkan musuh baru yang tidak sengaja,
waktu itu kami memutuskan untuk kembali ke sekolah di perjalanan kami seperti disorakin oleh SMP lain yang kebetulan ada di deket tempat acara tawuran itu. *percakapan singkat
Anak SMP lain :"Woy!"
(kami yang waktu itu sudah kesal langsung mendatangi anak yang menggil itu.)
Ulin :"kowe ngopo ngundang aa...?mecicil o we.........dst.....(sambil kepalanya ke kepala anak itu)
Badek :"ho o ngopo we,,**u....(menambah penderitaan anak itu)
(ketika kami sedang asik2nya me-bully, datanglah seorang pria berbadan besar yang tiba2 membentak-bentak kami)
Pria besar :"iki ono opo rame rame Bubar bubar... kowe ngapake de'e?(berbiara dengan Ulin)
Ulin :"ora pak...ora tak apa apake!
kami semua pun kabur sambil berlari sekencang kencangnya menuju sekolah.
*for everyone DON'T TRY THIS in everywhere!!! Oke :D
itu salah satu pengalaman yang gak bisa aku lupain hehe....
Arya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar